Kulit bayi yang rawan eksim atau dermatitis atopik adalah masalah umum yang mempengaruhi sekitar 1 dari 10 bayi¹. Gejalanya adalah kulit kering, bersisik, terdapat bercak merah pada kulit kepala dan wajah bayi (terutama pada pipi), yang bisa menyebar ke lengan dan kaki, dan biasanya muncul ketika bayi beranjak 2 atau 3 bulan²ʾ³. Tapi jangan khawatir – bahkan jika kamu mencurigai si kecil memiliki kulit yang rawan eksim, masalahnya dapat diatasi, dan seiring bertambah usia, eksim akan hilang dengan sendirinya.
Kulit yang kaku dan terasa tertarik sehabis mandi atau mencuci wajah adalah salah satu ciri umum kulit kering. Untuk merawatnya, sebaiknya gunakan sabun pembersih lembut yang sekaligus melembapkan kulitmu.
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dalam tubuh akan menurun sehingga menyebabkan kulit menjadi kering dan kehilangan elastisitas. Hal ini akan menyebabkan garis-garis halus atau keriput pada wajah jadi lebih jelas terlihat.
Kulit kering juga cenderung lebih mudah mengalami kondisi kulit yang kusam dan kasar ketika disentuh. Sebaliknya, kulit yang lembap akan terlihat berseri dan sehat. Gunakanlah pelembap setiap hari serta lakukan eksfoliasi secara rutin untuk mengangkat sel kulit mati agar kulitmu tampak sehat.
Lapisan kelembapan kulit yang terganggu tidak bisa menjalankan fungsinya untuk melindungi kulit dengan baik. Akibatnya, kulit yang kering jadi lebih mudah mengalami iritasi, salah satu tandanya meliputi munculnya bercak kemerahan pada kulit.
Pori-pori adalah lubang kecil yang berfungsi mengeluarkan keringat dan minyak dari kulit. Berbeda dari tipe kulit berminyak yang biasanya memiliki pori-pori besar akibat produksi minyak berlebih, tipe kulit kering umumnya memiliki pori-pori yang hampir tidak terlihat.
Berdasarkan ciri-ciri di atas, apakah kamu memiliki tipe kulit kering? Untuk merawatnya, kamu perlu menggunakan produk pelembap yang lembut, namun efektif menjaga kelembapan di kulitmu dalam waktu yang lama. Ada 3 produk pelembap Cetaphil yang bisa kamu pilih: